Sodium and Potassium in Water

Sunday, November 25, 2012


Sumber: http://www.youtube.com/watch?v=H6ZDiRIvc2E

Pembelajaran Kimia di Mata Pengamat


Saat iseng-iseng googling dengan keyword pendidikan kimia, g sengaja admin nemu artikel ini nih, yang termasuk kabar kurang baik, just share it, happy reading.. 
Pembelajaran Kimia di Indonesia Kurang Mendasar

Minggu, 04 November 2012, 23:32 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--Pembelajaran kimia di Indonesia sering kurang mendasar, karena untuk menjelaskan suatu fenomena kadang-kadang tidak tepat, bahkan bisa salah konsep, kata pakar pendidikan dari Universitas Negeri Malang Effendi.


"Pembelajaran kimia baik di sekolah menengah pertama (SMP) maupun sekolah menengah atas (SMA) tidak luput dari kesalahan konsep. Misalnya pada bahan ajar di SMA dalam pembahasan penurunan tekanan uap," katanya di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu.
Selain itu, menurut dia pada seminar kimia yang diselenggarakan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) UNY, pembelajaran kimia juga kurang dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam tata nama.
"Hal itu disebabkan banyak buku memberikan rumus tetapi tidak ada nama. Guru yang mengajar rumus juga tidak memberikan nama sehingga siswa setelah selesai pembelajaran mengetahui rumus tetapi tidak mengetahui nama," katanya.
Sementara itu, Mahindra Drajat dari Departemen Proses dan Pengelolaan Energi PT Petrokimia Gresik mengatakan, industri kimia sebagai penyedia kebutuhan manusia ikut menyumbang dan menciptakan kerusakan lingkungan.
"Masalah lingkungan seperti pemanasan global serta pencemaran air dan tanah menjadi masalah serius yang harus segera ditangani," katanya.
Menurut dia, banyak anggapan yang menyatakan bahwa industri berbasis ramah lingkungan biaya operasinya sangat mahal. Namun, jika melihat dari sisi yang lain akan terlihat bahwa industri berbasis ramah lingkungan merupakan investasi untuk kegiatan industri itu sendiri.
"Adanya pengelolaan limbah yang baik merupakan implementasi bahwa perusahaan telah ikut bertanggung jawab terhadap lingkungan yang telah di eksploitasinya," katanya.
Ia mengatakan terkait adanya "Green Industry" yang ramah lingkungan, berbagai teknologi proses telah dikembangkan oleh industri kimia untuk mengolah limbah yang pada asalnya tidak bernilai jual menjadi produk yang bernilai jual.
"Contohnya pabrik asam phosphat yang dimiliki PT Petrokimia Grasik menghasilkan beberapa hasil samping berupa slude yang sebelumnya tidak bermanfaat," katanya.
Redaktur: Taufik Rachman
Sumber: antara

Tahukah Kamu Mengapa Hujan Memiliki Aroma

Friday, November 23, 2012



Kadang-kadang, orang bisa merasakan wewangian, seperti wangi rumput segar yang baru dipotong, setelah hujan. Apa yang menyebabkan wangi setelah hujan? Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan aroma ujan. hal yang umum adalah uap minyak yang dikeluarkan oleh tanaman, bakteri dan bahan kimia.
Bakteri yang menyebabkan aroma hujan adalah Actinomycetes, sebuah bakteri berserabut yang hidup di tanah yang lembeb dan hangat dan dapat dijumpai di berbagai negara di seluruh dunia, Ktika tanah mengering, bakteri menghasilkan spora. ketika hujan, air yang menetes ke tanah membuat spora itu terangkat ke udara dan terhirup oleh manusia. Karena spora itu memiliki wangi yang khas, manusia yang menghirupnya pun merasakan aroma. Aroma yang dihasilkan bakteri ini akan sangat terasa ketika hujan diikuti oleh kondisi terik.

Aroma yang serupa dihasilkan oleh uap minyak yang dikeluarkan tanaman. minyak dari tanaman itu menempel di tanah dan batu. Air hujan bereaksi dengan minyak tersebut sehingga terbawa ke udara dalam bentuk gas dan tercium oleh manusia.

Aroma khas hujan seperti ini sering dikemas dalam botol atau kaleng dan dijual sebagai pewangi ruangan. Aroma hujan tidak selalu enak. Aroma hujan yang diakibatkan oleh asam di atmosfer menghasilkan wangi yang tidak enak. Bahan kimia hasil polusi udara yang ada di atmosfer bisa membuat hujan asam. Ketika hujan ini bereaksi dengan bahan organik atau bahan kimia lain di tanah, muncullah aroma. Reaksi dengan bensin bisa membuat aroma lebih kuat. Hujan seperti ini sering terjadi di daerah berpolusi tinggi.

Tiga materi itulah yang paling umum. Masih ada lagi penyebab-penyebab lainnya yang membuat pengalaman orang berbeda-beda dalam membaui hujan.


sumber: http://www.beritaunik.net/unik-aneh/tahukah-kamu-mengapa-hujan-memiliki-aroma.html

ZAT ZAT KIMIA CINTA

Wednesday, November 21, 2012



Saat seseorang jatuh cinta banyak sekali zat kimia yang berperan di dalam tubuhnya. Zat-zat itu tidak hanya mengalir di dalam tubuhnya, tetapi juga di otak sehingga mengaktifkan bagian-bagian tertentu dari otak untuk bekerja lebih optimal. Pada akhirnya, munculah sensasi atau tindakan nyata yang dilakukan dari manusia yang jatuh cinta tersebut.





SISTEM PERIODIK UNSUR

Tuesday, November 20, 2012

sumber: http://kimia.upi.edu/staf/nurul/web2010/0802969/images/TU.jpg